Akibat Kantor Pekon Tanjung Agung Di Gembok Pelayanan Masyarakat Di Terbengkalai

Tanggamus-koranlibasnews.com Setelah hampir beberapa hari lamanya,kantor Pekon Tanjung Agung beserta ruangan kepala Pekon juga para Kasi digembok oleh warga disinyalir pemilik lahan kantor tersebut.

Pasalnya, menggembok kantor Pekon bukan memberi solusi namun malah menghambat pelayanan publik bagi masyarakat Pekon Tanjung Agung Kecamatan Pugung.

Bacaan Lainnya

Ketika dikonfirmasi salah satu warga pekon tanjung agung berinisial (JB)”memaparkan penyegel kantor Pekon Tanjung Agung,dilakukan oleh pemilik lahan,karna tanah yang di dirikan balai pekon bukan milik pemerintah pekon tanjung agung tapi tanah tersebut milik orang lian,imbuhnya

JB juga menjelaskan Aksi penyegelan tersebut dilakukan oleh pemilik lahan hingga sampai saat ini kantor tidak ada aktipitas bahkan ada indikasi aktipitas kantor pekon tanjung agung dipindahkan dirumah warga samping kantor pekon,cetus JB.

Masih kata(JB)Pemilik lahan kantor Pekon Tanjung Agung menyegel pintu kantor Pekon dengan menggunakan rantai dan di gembok pake kunci mengundang perhatian masyarakat luas khususnya masyarakat pekon tanjung agung.

Disisi lain JB juga mengukapkan Pemilik lahan kantor pekon tanjung agung tersebut bukanlah orang dari jauh,melainkan masih saudara kepala pekon tanjung agung seharusnya hal tersebut tidak boleh terjadi,karna akibat dari penyegelan kantor tersebut bertampak pada masyarakat setempat bahkan hingga sampai saat ini aparat Pekon tidak bisa memasuki kantor apa lagi mau beraktipitas,Bahkan Pelayanan administrasi untuk sementara terhenti, kata warga sekitar Pekon.

Menurut,warga lainya juga mengatakan penyegelan yang dilakukan oleh Saudara kepala pekon tersebut, dipicu akibat permasalahan keluarga.

BACA JUGA  Opini Redaksi Terkait Program Keluarga Harapan Di Pungli Oknum Pendamping

Dorongan membuka gembok datang dari warga masyarakat yang berasal dari berbagai elemen masyarakat ,agar kantor Pekon Tanjung Agung segera dibuka kembali.

terkait hal tersebut diatas tim media libas grup mencoba mengkonfirmasi pemilik lahan tanah yang di dirikan balai pekon tersebut melalui telpon seluler namun kedua nomor tersebut tidak aktip.

Ditempat terpisah tim media libas grup juga mencoba melakukan uji informasi dan konfirmasi Kepala Pekon tanjung agung”Rahmat Ramadhan melalui pesawat selurel membenarkan hal tersebut dan itu hanya kesalah pahaman saja. tutupnya.

Hingga tak sampai disini tim media libas grup dini hari kembali melakukan uji informasi dan konfirmasi kepada masyarakat setempat terkait penyegelan kantor pekon tanjung agung namun pakta dilapangan Hingga sampai saat ini masih terkunci.

Masyarakat tanjung agung berharap kepada pemerintah kabupaten tanggamus khusus inspektorat dan instansi terkait agar segera mengambil langkah terkait penyegelan kantor pekon karna ini sudah sangat merugikan masyarakat setempat.

Penulis : Tim Libas

Editor : Redaksi

banner 728x120

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.