Pelajar SMPN Pesisir Selatan Belajar di Lantai

Siswa belajar dengan duduk di lantai di SMU Negeri Nunukan Selatan Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Senin (5/1). Proses belajar mengajar seperti ini telah berlangsung sejak tahun ajaran baru 2014-2015 akibat belum mendapatkan bantuan sarana belajar berupa meja dan kursi dari pemerintah setempat. ANTARA FOTO/M Rusman/Rei/ama/15.

Pesisir Selatan, libasnews.com – Puluhan pelajar SMPN 2 Bayang, Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat terpaksa belajar di lantai karena tidak tersedia bangku dan meja belajar di sekolah ini. “Awalnya tiga ruang kelas tidak memiliki bangku dan meja belajar. Namun saat ini hanya tinggal dua kelas saja, karena satu kelas lainnya telah kami penuhi dengan memperbaiki kursi dan meja yang rusak,” kata Kepala SMPN 2 Bayang Alwis, di Painan.
Ia menambahkan total pelajar di sekolah itu berjumlah 623 orang yang dibagi ke dalam 23 kelas. Sedangkan 21 ruang kelas lain kursi belajarnya tidak seragam karena kekurangan, dan akhirnya dicukupi dengan kursi plastik.
Sejak dilantik empat bulan lalu sebagai kepala sekolah, ia mengaku prihatin dengan kondisi sekolah tersebut. Ke depan ia berharap ada upaya khusus dari pemerintah kabupaten setempat untuk mengatasinya.
Terpisah, pelajar kelas VII pada sekolah tersebut, Putra, mengaku melaksanakan proses belajar mengajar tanpa menggunakan kursi dan meja sejak ia terdaftar sebagai pelajar di sekolah itu. “Kami belajar hanya menggunakan karpet, tentu saja kami berharap bisa belajar menggunakan kursi dan meja sebagaimana pelajar lainnya,” ungkapnya.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pesisir Selatan Zulkifli mengaku belum mendapat informasi terkait adanya pelajar di daerah itu yang belajar tanpa kursi dan meja. “Kami belum menerima laporan, jika laporannya ada kami pastikan akan ditindaklanjuti secepatnya,” pungkasnya. (Margono)

banner 728x120
BACA JUGA  Ketua Pengadilan Tinggi Semarang Ambil Sumpah Advokat, PERADAN Luncurkan Beasiswa PKPA

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.