Dinilai Tidak Becus Jadi Pemimpin”Warga Pekon Tanjung Sari Minta Arsudin Mundur Dari Jabatan

Tanggamus-koranlibasnews.com  Karena mosi tidak percaya dengan kepemimpinan Arsudin selaku Kepala Pekon Tanjung Sari Kecamatan Bulok, diminta warga untuk mundur dari jabatannya.

Dengan alasan Kakon Arsudin tak pernah ditempat dan diduga menyelewengkan Anggaran Dana Desa.

Bacaan Lainnya

Pasalnya”banyak pembangunan yang di anggarkan oleh pemerintah pusat dari Anggaran Dana Desa menjadi terhambat karena uang Dana desa diduga dihabisi untuk bayar Utang Pribadi Kepala Pekon Tanjung Sari yakni saudara Arsudin.

kami sudah gerah dengan pimpinan Arsudin ketika salah satu warga yang meninggal tidak datang, apalagi mau koordinasi dengan kami, bangunan Dana Desa tidak ada, menurut kabar beredar Kepala Pekon Tanjung Sari Arsudin kuat dugaan rekening tersebut bukan atas nama Pekon melainkan atas nama”umi Fatonah jelasnya.

hari ini juga tolong Bupati Tanggamus berikan surat pemecatan Kepala Pekon Tanjung Sari.

apa bila tuntutan melalui Media ini tidak dikabulkan warga Pekon Tanjung Sari akan adakan aksi demo ke kantor Bupati Tanggamus.

Warga juga menuntut agar para penegak hukum bisa menegakan keadilan serta mengusut secara tuntas tentang dugaan penyelewengan penggunaan dana desa yang dilakukan oleh Kepala Pekon Tanjung Sari.

Ini membuat kecewa warga, karena di Permnedagri Pasal 28 ayat 2, jika kepala Desa / Kepala Pekon tidak bisa menjalankan sanksi administratif, maka Bupati berkewenangan untuk memberhentikan sementara atau permanen.

Hal ini juga yang membuat warga mendesak agar Arsudin mundur,” terangnya.

BACA JUGA  Antisipasi Penyebaran Covid-19, Kepala Pekon Tanjung Sari Bersama Perangkat Lakukan Giat Bersih-Bersih

Untuk itu mewakili masyarakat Pekon Tanjung Sari, meminta dan mendesak Bupati Tanggamus Segera Copot Kepala Pekon Arsudin dan perintahkan Kepala inspektorat agar melakukan audit kembali atas perbuatan tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh Kakon Arsudin .

Hal ini Disampaikan Oleh Narasumber terpercaya awak media Libas Grup berinisial (Ap) ketika Disambangi dikediaman nya”mengatakan selama kepala pekon arsudin memimpin maka pembangun tidak pernah nampak di pekon ini ironisnya lagi Dana yang di silvakan habis begitu saja tampa ada penjelasan sehingga membuat warga tanjung sari murka Dan kami Minta kepala pekon mengundurkan diri secara pribadi sebelum warga yang memaksa Untuk berhenti dari jabatan nya

Masih kata (Ap) Kepala Pekon Tanjung Sari seperti Manusia Tidak berdosa hingga Kepala Pekon Arsudin selalu menentang Inspektorat Tanggamus Untuk memeriksa yang bersangkutan baik di segi pembangunan maupun Yang lainnya

ketika di konfirmasi Oleh awak media libas Grup melalui telpon selulernya kepala pekon Tanjung Sari “Arsudin mengatakan saya memang salah terkait sisa dana desa tahun anggaran 2024 termin pertama sebesar Rp”119 juta itu dibagi bagi oleh jailani untuk membayar Hutang hingga saya Tidak tau sama sekali sisa uang tersebut.tutupnya

Menyikapi permasalahan tersebut di atas Awak media langsung mengkonfirmasi PLT camat bulok”Yusmanto Agung,SE  melalui telpon selulernya menyampaikan”kami dari pihak kecamatan sudah sering memberikan pembinaan kepada kepala pekon tanjung sari hingga berujung pemanggilan satu dan Sampai tiga Namun satupun panggilan kami dari pihak kecamatan Tidak pernah di hadiri oleh kepala pekon tanjung Sari ungkapnya.(Tim)

 

LIBAS GROUP banner 728x120 banner 728x90

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *