Subang– koranlibasnews.com Yayasan Kailash Siva Center bersama Porkompicam Patokbeusi melaksanakan kegiatan pengobatan gratis untuk warga Patokbeusi yang terdiri dari 10 Desa yang dipusatkan di Aula Kecamatan Patokbeusi Kabupaten Subang Jabar. minggu 07/06/2026.
Lebih dari ratusan warga Patokbeusi hadir memanfaatkan layanan kesehatan yang diberikan tanpa dipungut biaya.

Vony selaku Ketua tim kesehatan Yayasan Kailash Siva Center menyampaikan bahwa kegiatan sosial ini adalah bentuk komitmen yayasan untuk menghadirkan akses kesehatan yang mudah dijangkau bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Kesehatan adalah pondasi kehidupan. Jika sehat, seseorang bisa belajar, berpikir, bekerja, membangun, dan bersilaturahmi.
Kami ingin masyarakat khusus nya warga Patokbeusi yang terdiri dari 10 Desa yakni warga Desa Ciberes,Tambakjati,Ranca Mulya,Tanjung Rasa,Ranca Jaya, Rancabango,Tanjung Rasa Kidul,Jatiragas hilir dan Desa Gempolsari mendapatkan layanan yang layak tanpa hambatan biaya,” kata Vony

Kepala Desa Ciberes H.Asep Anjar Hudaya yang akrab disapa H. Anting mengapresiasi langkah yayasan Kailash Siva Center yang dinilai memberikan dampak langsung bagi warga.
“Antusiasme hari ini sangat luar biasa. Banyak warga yang datang dari berbagai Desa se-kecamatan Patokbeusi.
Kegiatan ini bukan hanya membantu, tapi sangat dibutuhkan,” ujar H.Anting
Sementara itu, Camat Patokbeusi Drs.Aep Saepudin Sobandi menjelaskan bahwa kolaborasi ini telah dilakukan bersama pihak Yayasan Kailash Siva Center juga Tim Kesehatan Puskesmas Patokbeusi.
“ Warga sangat terbantu, dan kami berharap sinergi ini dapat terus berlanjut ke lebih banyak titik di wilayah kecamatan Patokbeusi ujar Aep Saepudin Sobandi.
Pengobatan gratis ini meliputi pemeriksaan kesehatan umum, konsultasi medis, serta pembagian obat-obatan secara cuma-cuma juga kacamata baca gratis.
Kegiatan berlangsung tertib dengan dukungan tim dokter dan relawan kemanusiaan.
Kolaborasi yayasan Kailash Siva center dengan Porkompicam Patokbeusi ini membuktikan bahwa sinergi lembaga sosial dan keagamaan mampu menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat, terutama di kawasan padat penduduk yang membutuhkan pelayanan kesehatan terjangkau (Uta)













