Diduga pungli SMP N 12 merangin,

Merangin ( Jambi) libasnews.com – Desa Tambang mas, Kec pamenang selatan kab merangin,  SMPN 12 merangin di dirikan, baru kali ini tersembur suara gemuruh PUNGLI, berawal dari masarakat desa Tambang mas yg memiliki  anak sekolah di smp tersebut sangat prihatin adanya anaknya sekolah selalu di punguti/di pintai iyuran trus, di hadapan media mewakili sekian banyak wali murit sebut saja woko (39) mengatakan, bahwa anak saya prempuan sekolah di smp selalu bayaran terus yang seratus, yg lima belas ribu,, entahlah pusing, katanya gratis tp mlah kita yg kritis, ujarnya, tapi gimana lagi namanya praturan anak sekolah di situ,, ujarnya,,

Banyak keluhan walimurid tersebut awak media libasnews.con medatangi salah satu agota KOMITE yg kebetulan sebagi sekertaris komite Nanang Facroji di hadapan awak media mebeberkan semuanya, saya membenarkan bahwa saya sekertaris komite, tapi saya di agap tidak ada karena saya belum pernah yang namanya di ajak musawarah atau rapat, tentang pembangunan atau yang lain, contohnya pagar depan ini pun saya tidak tau dana apa, dari mana, trus sekarang dengar lagi tarikan 100 ribu, saya sama sekali tidak tau,, dan kalo saya tidak ada di rumah kebetulan saya sibuk, dan bersamaan rapat komite,, saya tdak hadir,, besiknya di kasih hasil rapat, tapi ini tidakk ada sama sekali,, jadi maaf rekan-rekan coba langsung ke kepala sekolah aja batas itu yg bisa saya terangkan, ujar sekertatis komite, di hadapan media ,SMPN 12 merangin yang di pimpin Bapak SUKRNO yg menjabat +-2th ini  saat itu pula di temui untuk mendapatkan lebih jelasnya isu-isu tersebut, di hadapan awak media  menjelaskan semua yang jadi huru hara wali murit.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Jelang Penutupan, Dansatgas Tmmd Tinjau Peningkatan Jalan

saya sebagai kepsek membenarkan semua bahwa, akhir tahun pelajaraan 2016, betepatan pengambilan rapor, saya memberitahukan kepada seluruh wali murit bahwa pihak sekolah minta bantuan 100rbu per murid, guna untuk pengadaan komputer di sekolah ini,, itu pun diangsur dan tidak jadi masalah,, dari jumlah 400 murid,,dan saya baru memberi aba aba kapada  wali murid, akan tetapi saya juga harus rapat dulu sama komite karena itu semua komite yang susun semua,, ujarnya kepsek,,

Kami pihak sekolah hanya menyediakan tempaat saja itu semua komite yang urus dan itu pun kalo walimurid setuju kalo toh tdak setuju y tidak jadi iyuran tersebut, penjelasan kepsek sangat jauh berbeda dengan komite yang lebih aneh lagi perkatan kepsek ingin musawarah komite, akan tetepi sebagian wali murit sudah ada yang membayar, sedangkan komite belum mengetahui, kenapa kepsek ko enak melontar kan suara seperti itu, pungkasnya. (Hendri)

banner 728x120

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.