Puluhan Warung Dadakan Mulai Didirikan Di Pantura

Subang-koranlibasnews.com Arus mudik lebaran 2022 sudah di depan mata.

Puluhan warga di sepanjang jalur pantura Patokbeusi pun mulai bersiap mendirikan warung dadakan guna menyambut arus pemudik.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan pantauan, warung dadakan itu didirikan di sepanjang jalur pantura Patokbeusi mulai Patokbeusi sampai Indramayu (perbatasan Subang – Indramayu).

Warung dadakan itu rata-rata hanya terbuat dari bambu, kayu dan terpal. Tak lupa, para pedagang pun menyiapkan tikar agar pemudik yang mampir ke warung mereka bisa beristirahat.

Warung dadakan tersebut bersifat tidak permanen.

Jika menjelang arus mudik, warung itu didirikan di sisi kiri jalan dari arah Jakarta menuju Cirebon.

Sedangkan saat arus balik, warung akan dipindahkan ke jalur seberangnya.

”Selama arus mudik dan balik, kami akan buka 24 jam untuk melayani para pemudik,” kata seorang pemilik warung dadakan, Esih di Pantura Patokbeusi kamis 21/04/2022.

Esih mengatakan di warungnya tersedia makanan dan minuman ringan bagi pemudik. Seperti misalnya mie instan, wafer, biskuit, kopi, teh, minuman jus kemasan hingga es kelapa muda.

Esih mengaku, hanya berjualan saat arus mudik dan balik lebaran saja.

”Keuntungannya lumayan sebelum masa pademi Bisa Rp 100 ribu – Rp 200 ribu per hari,” tutur perempuan yang sudah berdagang musiman selama puluhan tahun terakhir itu.

Tapi sekarang saat pademi sudah hampir masuk 3 tahun ini keuntungan tidak maksimal hanya beberapa ribu saja ujarnya.

BACA JUGA  Jembatan Gantung Sukamantri utara Tak Pernah Diperbaiki Hingga Akhirnya Putus

Hal senada diungkapkan pemilik warung dadakan lainnya, dia mengatakan, mendirikan warung dadakan bisa untuk mencukupi kebutuhan keluarganya.

”Keuntungannya lumayan,” ujar perempuan yang sudah lima tahun mendirikan warung dadakan setiap musim arus mudik dan balik tersebut.pungkasnya

Penulis : Uta Libas

Editor : Redaksi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.