Pimpro PT.Saneka Kibuli LSM dan Wartawan

Subang (Jawa Barat) libasnews.com – Puluhan anggota LSM dan wartawan merasa dikibuli oleh Pimpro kontraktor PT.Saneka. Pasalnya ketika akan dikonfirmasi meminta agar LSM dan wartawan datang ke kantornya, akan tetapi setelah datang ke Kantor Saneka pimpinan Proyek PT.Saneka malah mendatangi Polsek Ciasem.

Kejadian tersebut berawal, pada hari Senin 22 Oktober 2017 sekira pukul 11.00 Wib sekira 25 orang anggota LSM dan wartawan berniat untuk mengkonfirmasi bersama adanya kegiatan proyek Drainase yang berada di Desa Sukamandijaya Kec.Ciasem, kabupaten subang jawabarat tepatnya disebelah kiri kantor Balai Besar Penelitian Padi (BB Padi) Sukamandi.

Bacaan Lainnya

Akan tetapi niat sejumlah kontrol sosial untuk mengkonfirmasi kegiatan tersebut terkesan sia-sia, karena pimpinan proyek, pelaksana proyek, pelaksana teknis maupun konsultan pengawas tidak ditemukan dilokasi kegiatan sehingga para kontrol sosial tidak mendapatkan keterangan apapun adanya kegiatan tersebut.

Karena tidak mendapatkan keterangan apapun terkait proyek Drainase tersebut ahirnya para kuli tinta dan LSM mendokumentasikan kegiatan penggalian tanah, tanah diangkut dan dijual ke masyarakat, penggalian tanah merusak kontruksi TPT, pemasangan U-Ditch ada yg tidak menggunakan LC, pemasangan U-Dicth berkelok-kelok, pemasangan U-Ditch tidak di lot atau dipasang benang sebagai patokan sehingga elepasinya tidak pas yang berakibat air menggenang ditengah-tengah alias air tidak mengalir dengan normal ke pembuangan.

“Maaf temen-temen Saya baru selesai telepon dan oleh Pimpro PT.Saneka kita disuruh datang ke kantor Saneka yang beralamat di Perum Permai Cikampek,”ujar Wakil Ketua Umum Ormas Gival, Ade Saefulloh.

BACA JUGA  Tutupi Dugaan KKN, Peratin Pekon Giham Nyamar Jadi Wartawan

Karena ada info tersebut ahirnya Ketua Umum Ormas Gival, Dauscobra mengajak sebanyak 15 orang untuk ikut mendatangi kantor PT.Saneka yang beralamat di Perumahan Jomin Permai Blok H.70 RT.03/03 Desa Jomin Barus Kecamatan Kota Baru Karawang.

Alangkah kagetnya, ketika mendapati kantor PT.Saneka yang sulit untuk ditemukan alamatnya, karena kantor tersebut tidak memiliki papan nama yang menunjukan itu kantor PT.Saneka.

“Kalau kita tidak cerdas mungkin kantor ini tidak ketemu, ini kantor apa perumahan biasa, karena rumah huni yang dijadikan kantor PT.Saneka sama sekali tidak menunjukan sebuah kantor,”ujar Dauscobra.

Sialnya, dilanjutkan Dauscobra, ketika mengetuk pintu dan masuk ke kantor PT.Saneka diketahui Pimpro dan pelaksana lapangan tidak berada di kantor dan beberapa saat lalu menuju kelokasi proyek di Sukamandi.”Seperempat jam yang lalu Pimpinan kami menuju lokasi proyek di Sukamandi, bahkan sekarang sedang di Polsek Ciasem,”ujar salah seorang pekerja kantor PT. Saneka.

Ahirnya rombongan LSM dan wartawan permisi meninggalkan kantor PT.Saneka. Namun ditengah jalan arah pulang Ketua Umum Ormas Gival di telepon oleh Kapolsek Ciasem agar menemui pimro dan pelaksana proyek PT.Saneka yang saat itu sedang berada di kantor Polsek Ciasem.

“Saya mengiyakan untuk datang ke kantor Polsek Ciasem, akan tetapi Saya tidak hadir karena apa perlunya ketemu pimpro dan pelaksana proyek d polsek Ciasem, kan Saya tidak melaporkan atau dilaporkan pihak Saneka.

Adapun selanjutnya Saya akan membuat laporan resmi terkait adanya dugaan penyimpangan dan perusakan TPT yang dilakukan oleh PT.Saneka,”jelas Dauscobra.(Mgo/Ano/uta/Kenny)

banner 728x120

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.