HAMA BURUNG BONDOL SERANG TANAMAN PADI

Subang ( Jabar) libasnews.com – Petani di dusun mulya sari rt 08-03 desa ranca jaya kecamatan patokbeusi subang mengeluhkan serangan hama burung bondol terhadap tanaman padi mereka sejak masa pembenihan hingga menjelang panen minggu 13-01-2018.

DARNO (47) petani di dusun mulya sari mengatakan, hama burung bondol sampai saat ini masih menjadi hama utama yang menyerang tanaman padi petani di desa ranca jaya kecamatan patokbeusi kabupaten subang jabar.

Bacaan Lainnya

“Burung bondol bukan hanya memakan butir padi muda, kawanan burung itu juga memangsa bijih benih apabila tidak dijaga,” kata DARNO.

Menurutnya, para petani mengaku kesulitan untuk memberantas hama burung bondol yang muncul setiap musim tanam.

Ia mengatakan, untuk meminimalkan kerugian akibat hama tersebut beberapa petani membuat orang-orangan dan uara bunyi-bunyian dari kaleng.

“Solusi penaganan hama burung bondol yang saat ini kami lakukan dengan cara dan membuat orang-orangan dan suara bunyi-bunyian dari kaleng,” katanya menambahkan.

Meski cara penanggulangan secara tradisional kurang efektif namun sedikit membantu, ia menyebutkan untuk maksimalkan hasil panen hama burung itu bisa ditangani dengan membuat jaring untuk menutupi tanaman padi.

Namun cara tersebut membutuhkan modal yang lumayan besar untuk membeli jaring, ia berharap pemerintah lewat dinas pertanian,upt,gapoktan ,poktan agar dapat membantu pengadaan jaring.

Kami atas nama petani desa ranca jaya ucapkan terima kasih kepada danramil patokbeusi 0507/0605 subang Kapten Inf .SANADI kemaren yang telah bersama sama bahu membahu menyemprot serentak hama wereng coklat ,mudah mudahan apa yang menimpa musibah tanaman padi kami yang kena wereng bisa di tanggulangi sekali lagi kami ucap kan kepada TNI koramil patok beusi yang terus memantau lewat babinsa desa ranca jaya yang getol memotoring lahan pertanian. pungkasnya ( Uta )

banner 728x120
BACA JUGA  LSM Barak Mada Subang Datangi Beberapa PT Berikat Pertanyakan Tidak Adanya Angkutan Bus Karyawan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.