H Al Haris dan Khafid, Grebek Suro di Pulau Tujuh

Berbagai Kesenian Warga Merangin Asal Jawa Ditampilkan

Bangko (Jambi) libasnews.com – Bupati Merangin H Al Haris bersama Wabup H A Khafid Moein dan Ketua DPRD Merangin H Zaidan pada Kamis sore (21/9), menghadiri acara Grebek Suro di Alun-alun Desa Pulau Tujuk Kecamatan Renah Pemenang.

Bupati Berangin H Al Haris bersama Wabup H A Khafid Moein dan Ketua DPRD Merangin H Zaidan

Berbagai kesenian warga Merangin asal Jawa digelar, pada acara yang dihadiri ribuan masyarakat tersebut. ‘’Grebek Suro menunjukkan ke-Bhineka Tunggal Ika seutuhnya daerah kita,’’ujar Bupati.

Bacaan Lainnya

Acara Grebek Suro tersebut lanjut bupati digelar untuk memeriahkan tahun baru Islam 1439 H. Dimana berbagai kesenian digelar, seperti seni budaya Kuda Lumping, Reok Ponorogo, Dolalak, Wayang Kulit dan berbagai kesenian lainnya.

Baca Berita Lain : H Al Haris Jatuh Cinta Pada Wayang Kulit

Peringatan Grebek Suro atau peringatan satu Muharram lanjut bupati, menandai sejarah perjuangan Islam, yaitu pada satu Muharram, dimana Rasulullah hijrah dari Kota Mekkah ke Kota Madinah.

‘’Jadi momentum hari ini untuk kebaikan masa depan dan menuju kebaikan lagi bagi kita  di tahun selanjutnya. Pertebal iman dan taqwa kita kepada Allah SWT, mudah-mudahan rezki kita juga bertambah di tahun depan,’’ungkap Bupati.

Menariknya pada acara tersebut, bupati mendapat kehormatan dari warga Merangin asal Jawa, untuk naik Reok Ponorogo. Selanjutnya bupati diarak, sambil menari mengikuti gerakan Reok.

Wabup Merangin H A Khafid Moein menambahlan, acara Grebek Suro yang digelar setahun sekali harus terus dilestarikan dan dimeriahkan dari tahun ke tahunnya.

‘’Untuk penampilan berbagai kesenian ini, kedepan jangan hanya kita gelar setiap Grebek Suro, tapi juga berbagai acara lainnya, karena kesenian ini merupakan sebuah warisan kebudayaan negara kita,’’ujar Wabup.

BACA JUGA  Di Apit Dandim Dan Kapolres, "Hidayat : Dua Orang Ini Adalah Penyemangat Kami

Wabup ingin para generasi muda juga mengenal dan mencintai warisan seni budaya tersebut, sehingga keberadaannya terus berlangsung dan tidak punah ditelan zaman. (Midun/Teguh/humas)

banner 728x120

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.