DANA DESA LAMAN SEGATAL NAIK,INI PENJELASAN KADIS DPMD

Sarolangun,koranlibasnews.com
Tahun 2019 Anggaran Desa melalui APBN naik sekitar 12 Milyar dari tahun 2018 lebih 116 milyar menjadi lebih 128 milyar total anggaran se-kabupaten sarolangun.

Dengan ada nya perobahan,besaran anggaran Dana Desa yang di terima Desa melalui anggaran APBN 2019 menjadi pertanyaan masyarakat terutama setiap Kepala Desa di Kabupaten Sarolangun.

Bacaan Lainnya

Desa Lamban Sigatal kecamatan pauh kabupaten sarolangun Di Tahun 2018 Anggaran Dana Desa,pagu yang di terima melalui APBN sebesar RP.700-an juta pertahun.Sementara di Tahun 2019 Pagu anggaran sementara Untuk Desa Lamban sigatal sebesar Rp.1.4 milyaran pertahun.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa(DPMD) MULYADI S.Sos melalui Kabid Kekayaan Desa Kaprawi BM SHI menjelaskan secara detail bebrapa kriteria yang mempengaruhi kenaikan anggaran tersebut kepada wartawan Libasnews di ruang kerjanya Jum’at(18/01/19).

Tahun 2018 semua kriteria masih sama di Tahun 2019 tidak ada perubahan.
Yang menjadi tolak ukur pihak kementerian dalam menilai besaran anggaran yang akan di kucur kan di tahun berikut nya,tetap harus memenuhi beberapa dua poin kriteria yang telah di atur oleh kementerian Desa dan aturan yang ada lain nya yaitu;
1.Alokasi Dasar,di hitung berdasarkan anggaran yang masuk se-Kabupaten semua Desadi bagi rata.2.Alokasi apirmasi,di hitung berdasarkan Indeks Desa Membangun(IDM),3.Alokasi permula, berdasarkan;-kesulitan geografis,-Jumlah penduduk miskin,
-Jumlah penduduk yang sesuai dengan data di Dukcapil,kemudian data penduduk tersebut di serahka ke KPPN untuk di serahkan ke kementerian.
“Ada kala nya Jumlah penduduk tidak sinkron dengan jumlah riil nya, Contoh Di tahun 2018 salah satu desa jumlah pendusuk 149 orang akan tetapi jumlah penduduk miskin berjumlah 160 orang.kan selisih di situ,nah itu pun mempengaruhi besaran Dana Desa yang bakal cair di tahun berikut nya” terang Kaprawi

BACA JUGA  BUPATI DENGARKAN PANDANGAN UMUM TERHADAP KUPA DAN PPAS PARIPURNA TINGKAT I TAHAP 2

Terkait laporan yang harus di serah kan itu pun sebagian desa terkadang mengganggap itu hal sepele.Di kasih waktu batas penyerahan itu pun terkadang terlambat juga di antarkan.
Sementara,semua itu dapat juga mempengaruhi besar kecil nya anggaran yang di terima.

Pada inti nya semua Kepala Desa harus mengetahui hal tersebut,karena pihak kementerian membaca dan menilai sendiri dari setiap data yang di input dan laporan administrasi yang mereka sampai kan sendiri.Sehingga kedepan nya harus lebih teliti dalam menggunakan kan anggaran.
Realisasi di lapangan dan laporan pertanggung jawaban harus sinkron.
“Ingat,jika anggaran Desa naik pergunakan lah sebaik mungkin pertanggung jawaban harus jelas, agar semua kepala Desa terhindar dari jeratan hukum nanti nya” tutup Kaprawi.

Penulis : Pen Libas

Editor   : Yanto

banner 728x120

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.