BUPATI SERGAI HADIRI PELETAKAN BATU PERTAMA MESJID AGUNG KABUPATEN SERDANG BEDAGAI

Sergai-Koranlibasnews.com Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Ir. H. Soekirman hadiri Acara Peletakan Batu Pertama Masjid Agung Kabupaten Serdang Bedagai. Acara digelar diLahan Pembangunan Masjid Agung Serdang Bedagai Desa Firdaus Kecamatan Sei Rampah Kab. Sergai Prov. Sumatera Utara, pada hari Kamis (04/04/2019).

Acara turut diHadiri, Kajati Sumut Fachruddin, SH, MH, Bupati Sergai Ir H Soekirman beserta jajaran Forkopimda, Wabup H Darma Wijaya, Sekdakab Drs Hadi Winarno, MM, para Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, Camat, Ketua MUI H Lukman Yahya, Ketua PN Sei Rampah Delta Tamtama, SH, MH, Ketua PA Sei Rampah Abdul Munir, SH, MH, Kakan Kemenag Sergai Dr H Sarmadan Nur Siregar, M.Pd, Ketua Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Sergai H. Darwis Rambe, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat,unsur Dinas Pendidikan dan masyarakat.

Bacaan Lainnya

Libasimg-20190405-wa0010Dalam Sambutannya Ketua MUI H. Lukman Yahya menyampaikan, Ucapan syukur dan terima kasih atas terwujudnya hal yang sangat kita idam-idamkan selama ini yaitu Kabupaten Sergai memiliki Masjid Agung, yang kelak akan menjadi pusat peradaban dan perkembangan Islam untuk kita dan anak cucu kita kelak.

Keterlibatan setiap orang dalam pembangunan masjid walau sekecil sarang burung, maka Allah akan membangunkan tempatnya di surga, artinya umat Islam bukan hanya harus terlibat dalam pembangunan masjid, namun juga dalam penyebaran syiar Islam agar mendapatkan pahala yang besar, katanya. Lanjutnya, Semoga dengan pembangunan Masjid Agung Serdang Bedagai ini sebagai pintu masuk dari Barat membuat Kabupaten ini menjadi semakin religius.

BACA JUGA  Peringati HUT Bhayangkara Ke 75 Tahun 2021 Forkopimda Laksanakan Upacara Di Taman Makam Bahagia

Mari bersama-sama kita kita berbuat kebajikan dan agar Masjid ini menjadi sebaik-baiknya tempat untuk disinggahi. Bahwa tangan-tangan yang ikut serta dalam pembangunan masjid ini adalah tangan-tangan umat yang diridhoi Allah SWT, terangnya. Sementara itu, Sambutan Ketua Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Serdang Bedagai, H. Darwis Rambe mengatakan, Apresiasi dan kebanggaan atas momen yang tak terlupakan hari ini. Bahwa sejak dimekarkan Kabupaten Sergai ini, telah berdiri 670 masjid yang tersebar di 17 Kecamatan, dengan 524 musholla yang menjadi bukti masyarakat Sergai adalah masyarakat yang memiliki landasan keimanan yang kuat namun juga sangat harmonis dengan kerukunan antar umat beragama, katanya. Lanjutnya, Semoga peletakan batu pertama Masjid Agung Sergai ini hari ini menjadi berkah dan menjadi momen keberlanjutan pembangunan dan penyebaran syiar Islam di Tanah Bertuah Negeri Beradat ini.

Mari kita makmurkan masjid dengan segala amal ibadah serta tetap menjaga persatuan dan kesatuan karena kita semua Bersaudara, terangnya. Dalam Sambutannya, Bupati Sergai Ir H Soekirman didampingi Wabup Darma Wijaya menyampaikan, Ucapan syukur kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, karena berkat izin kehadiran Kajati Sumut yang menambah berkah pada hari ini.

Masjid merupakan sebaik-baiknya tempat dimuka bumi ini untuk peribadatan seorang hamba kepada Allah dengan tujuan memurnikan ibadahnya hanya kepada Allah SWT semata, katanya. Lanjutnya, Masjid Agung Kabupaten Sergai ini dibangun dengan biaya APBD 2019 dengan total nilai pagu 51 milyar, dan ini adalah kontribusi dari seluruh masyarakat Kabupaten Sergai, sehingga harapannya nanti Masjid Agung ini dapat kita makmurkan secara bersama-sama, terangnya. Dilanjutkannya, Didepan lokasi berdirinya Masjid Agung ini ada pintu ketiga Jalan Tol Medan-TebingTinggi-Kualanamu (MKTT) yang ada di Kabupaten Sergai selain pintu di Sei Sejenggi, Sei Bamban serta Rambutan.

BACA JUGA  Giat Satgas IV Ops Kontijensi Aman Nusa II Toba 2021 Di Wilkum Polres Tebing Tinggi.

Masjid ini nantinya juga nantinya direncanakan dikonsep menjadi semacam rest area yang jika orang keluar dari pintu tol akan melihat pemandangan yang teduh seperti oase yang indah, juga ada taman dan pusat kuliner serta perdagangan muslim seperti halnya Masjid Nabawi di Arab Saudi.

Selanjutnya setelah selesai pembangunan Masjid yang representatif ini, sebagai bentuk perhatian Pemerintah Daerah kepada pengelelolaannya akan dibentuk kelembagaan seperti Imam Masjid, media dakwah, kajian Ilmu Agama, guru Agama yang memiliki sekretariat di masjid ini sehingga benar-benar menjadi pusat peradaban Islam di Kabupaten Sergai yang kita cintai ini, jelasnya.

Masih pak bupati, Merawat dan memakmurkan Masjid adalah tantangan tersendiri, namun jika tidak kita mulai dari membangun bagaimana kita akan merawat dan meningkatkan kemakmuran serta hal lainnya.

Saya ingin sampaikan mohon dukungan dari semua pihak termasuk DPRD, mengingat lokasi ini jauh dari penduduk, mungkin perlu difikirkan dibentuk pengelolanya dalam Unit Pelaksana Teknis (UPT) sehingga dapat bertanggung jawab setidaknya untuk lima tahun kedepan seperti halnya masjid-masjid di Aceh yang tertata baik dengan adanya pengelolaan dalam bentuk unit tersebut.

Semoga Masjid ini kelak akan menjadi pemersatu umat dengan segala keberagamannya yang bukan hanya Rahmatan Lil Muslimin (rahmat bagi umat Muslim), tetapi juga Rahmatan Lil Alamin (rahmat bagi sekalian alam), kata pak bupati. Sementara itu, Sambutan Kajatisu Fachruddin Siregar, SH, MH mengatakan, Ucapan terima kasih kepada Bupati beserta jajaran serta tokoh agama Sergai bahwa sebuah kehormatan dan kebanggaan bagi saya untuk ikut serta dalam kegiatan amal kebajikan yang sangat besar pahalanya pada hari ini.

Peletakan Batu Pertama dalam rangka akan dimulainya pembangunan Masjid Agung Serdang Bedagai yang merupakan prakarsa Bupati beserta seluruh masyarakat ini akhirnya terwujud, sebab banyak orang hanya bercita-cita, namun belum pernah terwujud. Masjid adalah tempat pemersatu umat, angkatan dan generasi serta banyak lainnya. Bukan berarti dengan adanya masjid ini nantinya kita akan terkotak-kotak, sebab semakin banyak masjid maka tentu akan semakin banyak tempat berteduh dan beribadah kita serta tempat meminta kepada Tuhan.

BACA JUGA  Wali Kota Tebing Tinggi Tutup TAM PFF ke- 6

Mari bersama kita menjaga ketertiban, kebersamaan, saling rangkul merangkul sebab tujuan kita semua satu agar bagaimana negara ini aman. Begitu juga tujuan hidup kita satu yaitu menuju ke akhirat, dan untuk menuju akhirat tersebut hanya dua pilihannya yaitu ke neraka dan ke surga. Sebab dengan adanya Masjid ini tidak menutup kemungkinan kepada masyarakat yang ingin menyumbangkan hartanya guna kemakmuran Masjid ini akan dibuka seluas-luasnya sebagai amal jariyah kita di dunia ini, katanya.

Penulis : Markus libas

Editor   : Fikri

banner 728x120

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.