Bupati Dorong Pembangunan Ponpes Al Aziziyah

Bangko (Jambi) libasnews.com – Bupati Merangin H Al Haris sangat mendorong pembangunan pondok pesantren (Ponpes) Al Aziziyah di Kecamatan Muara Siau. Bupati yang datang ke Ponpes itu Minggu (14/1) saat dilakukan gotong royong, langsung memberi bantuan.

Nama Ponpes Al Aziziyah jelas bupati, diambil dari nama Tuan Guru Abdul Aziz orang tua dari pendiri Ponpes Ustad Zul Fikri. ‘’Kami Pemerintah Daerah, sangat menyambut baik pembangunan Ponpes ini,’’ujar Bupati.

Bacaan Lainnya

Melalui Ponpes tersebut, bupati mengharapkan anak-anak di Kecamatan Muara Siau dan sekitarnya, bisa mendapatkan pendidikan Agama Islam dengan baik dan sempurna.

‘’Semoga kelak Ponpes ini bisa melahirkan santri-santri yang bisa menyiarkan ajaran Agama Islam di daerahnya masing masing. Kami selaku Pemerintah, Insyaallah akan membantu perkembangan dan kemajuannya,’’jelas Bupati.

Lokasi Ponpes tersebut tegas bupati, sangat strategis, jadi para pengurus harus mempunyai semangat juang tinggi dan bekerja keras dalam mengurus Ponpes tersebut.

‘’Saya yakin,  Ustad Zul Fikri dalam membangun Ponpes ini, ingin meneruskan perjuangan orang tua beliau dalam mengurus dan mengembangkan ajaran Agama Islam di daerah ini,’’terang Bupati.

Sekarang ini lanjut bupati, Kabupaten Merangin telah memiliki sebanyak 42 Ponpes yang tersebar di sejumlah kecamatan. Bupati perpesan kepada para pengurus Ponpes, jangan mudah putus asa dalam mengembangkan Ponpes.

‘’Kalau bisa nantinya ada Tahfiz Qur’an di Ponpes ini. Jadi bila ada lulusan Ponpes ini jadi Hafiz, Insyaallah mereka tidak akan mengganggur. Karena visi kami Merangin ini bisa menciptakan Hafiz Quran sebanyak mungkin,’’jelas Bupati.

BACA JUGA  Hambatan menerapkan pasal 36 UU No 42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia.

Pada kesempatan itu, pimpinan Ponpes minta kepada Bupati Merangin H Al Haris  dipercaya meletakan batu pertama tanda dimulainya pembangunan Ponpes pada Sabtu (27/1).  (Hendri/teguh/humas)

banner 728x120

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.