WARGA KECEWA MOBIL AMBULANCE MILIK PEKON BUMI RATU PASANG TARIF 

Fhoto Ilustrasi

Pesisir Barat-Koranlibasnews.com Warga pekon bumi ratu, Kecamatan  Ngambur, Kabupaten pesisir barat, kecewa dengan tarif ambulance milik Pemerintah Desa/Pekon pasang tarip tidak sesuai yang sudah di musyawarah kan yakni Rp. 160.000.00.(seratus enam puluh ribu rupiah)

Bacaan Lainnya

Padahal Bupati Pesisir Barat DR. Drs. Hi. Agus Istiqlal, SH., MH berpesan kepada seluruh peratin agar dapat memanfaatkan mobil Ambulan Pekon secara amanah untuk membantu dan memfasilitasi kebutuhan masyarakat di bidang kesehatan.

Bupati juga menjelaskan bahwa pada tahun 2019 ini sebagian Pekon yang menganggarkan pembelian Ambulan Pekon melalui Anggaran Pendapatan Belanja Pekon (APBPekon) tahun anggaran 2019.

Agus Istiglal berharap Para Peratin dapat menganggarkan Dana Desa untuk pembangunan Pusat Kesehatan Masyarakat Desa (Puskesmasdes) agar dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di bidang kesehatan.

Kejadian tersebut salah satu warga pekon bumi ratu berinisial RM”Ketika Dikonfirmasi Oleh awak Media Libas News 14-07-2019 Dikediamannya”Kami akan berobat ke puskesmas Ngambur.
menggunakan mobil ambulance milik Pekon dengan harapan ongkos yang dikeluarkan murah dibanding dengan menyewa mobil rental.

Tapi yang terjadi malah sebaliknya salah satu warga mesti mengelurkan uang Rp. 180 ribu tidak sesuai yang sudah di tentukan peraturan Pekon untuk sampai ke puskesmas Ngambur tersebut,Tarif tersebut dinilai melebihi tarif sewa mobil biasa.

Sementara itu,Peratin pekon Bumi ratu”Zaini Firdaus”Ketika Dikonfirmasi 15-07-2019 Diruangan Kerjanya Menyampaikan Pekon Bumi Ratu Hanya Pengadaan Mobil Ambulance Saja Dan Tahun 2019 ini Tidak Dianggarkan Untuk Oprasional Dan Gaji Supir Maka Saya Selaku Peratin Membuat Peraturan Tentang Mobil Ambulance Tersebut.

ZAINI FIRDAUS”Juga Menambahkan Terkait Peraturan Tersebut Saya Sudah Memanggil Kepala Puskesmas Ngambur Yaitu Pak Irham Dan berkoordinasi Tentang Standar Oprasional Ambulance Maka Dari Itu Saya Terbitkan Peraturan Tersebut.

Seperti yang disampaikan salah seorang tokoh masyarakat Pekon Bumi ratu Yang Nama nya Tidak Mau Dipublikasikan Menurutnya Beliau keberadaan mobil ambulance yang beroperasional di pekonya dianggap lebih banyak mudharatnya ketimbang manfaatnya.

Kritik keras ini disampaikan tokoh masyarakat Pekon Bumi ratu setelah ada warga yang membutuhkan pelayanan, namun tidak dapat merasakan manfaat mobil ambulance tersebut.
Saat warga datang untuk menggunakan ambulance yang ditempatkan di Rumah Kediaman Supir Mobil Ambulance Tersebut,
Sedangkan Peraturan pekon yakni Rp. 160 ribu rupiah nyatanya harus membayar Rp. 180 ribu rupiah”Akhirnya, setiap warga yang ingin memanfaatkan mobil ambulance pekon itu harus membayar extra jawabnya.

Bahkan ada pernyataan,Karena belum ada dana operasionalnya.

Tokoh masyarakat Pekon bumi ratu juga mengatakan Agar mobil ambulance pekon agar ditarik jika tidak dapat dimanfaatkan Oleh masyarakat.

Sementara itu, Istri Peratin Pekon bumi ratu ketika di pengajian rutin Kamis Beberapa Waktu Lalu mengatakan,ketika mobil ambulance datang pihak pekon mengumpulkan Perangkat Pekon untuk membuat sebuah keputusan bersama mengenai tarif ambulance yang dituangkan dalam sebuah Peraturan pekon yakni sekitar Rp. 160.000
00.(seratus enam puluh ribu rupiah)

Istri Peratin Pekon bumi ratu Juga menambahkan adanya tarif dari pekon bumi ratu ke puskesmas Ngambur tidak sesuai aturan yang sudah di tentukan tapi ia mengatakan itu belum biaya supir dan perawatan mobil ambulance.

Disisi lain Tokoh Masyarakat Pekon Bumi Ratu Juga Menjelaskan”Jika Peraturan Yang Dibuat Peratin Tersebut Hanya Karna Dana Oprasional Belum DiAnggarkan Itu Bukan Alasan Tepat Karna Supir Mobil Ambulance Tersebut Sudah Di Keluarkan Oleh Peratin Surat Keputusan(SK)Artinya Supir Tersebut Pasti Akan DiGaji Oleh Pemerintah Pekon Bumi Ratu Dan Tidak Ada Orang Mau Berkerja Tampa Gaji Kecuali Mobil Ambulance Tersebut Dibeli Hasil Gotong Royong.Paparnya

Masyarakat Dan Tokoh Masyarakat Pekon Bumi Ratu Berharap Kepada Bupati Pesisir barat Agar Segera Memberikan Teguran Kepada Peratin Bumi Ratu Jika Dibiarkan Mobil Ambulance Tersebut Akan Dijadikan Ajang Manfaat Untuk Mencari Keuntungan.

Penulis  : Nurman Libas

Editor   : Fikri

BACA JUGA  Asisiten II Bidang Ekonomi Pembangunan Kehumasan Kabupaten Pesisir Barat Hadiri Acara Sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.