Sekolah Lentera Harapan Toraja Kembangkan Pengetahuan Dan Karakter Siswa Berdasarkan Iman Kepercayaan di Dalam Kristus

Toraja Utara, koranlibasnews.com – Sekolah Lentera Harapan Toraja melihat pendidikan secara holistik atau secara menyeluruh, baik dari pengetahuan maupun pendidikan karakter siswa sesuai dengan visi sekolah yaitu pengetahuan sejati, iman di dalam Kristus, karakter ilahi. dengan misi sekolah Menyatakan keutamaan Kristus dan terlibat aktif dalam pemulihan yang bersifat menebus segala sesuatu di dalam Dia melalui pendidikan holistis.

Dalam proses pembelajaran siswa diyakinkan bahwa ilmu pengetahuan yang dipelajari adalah anugerah Tuhan yang nantinya akan digunakan memuliakan Tuhan.

Bacaan Lainnya

Hal itu dikatakan oleh koordinator sekolah Lentera Harapan Toraja,
Demmanongkan, M. Pd, kepada koranlibasnews.com, Selasa siang (18/12/2018) kemarin.

Menurutnya, setiap proses pembelajaran siswa harus diingatkan bahwa apa yang dipelajari mesti dikagumi sebagai bagian dari anugerah Tuhan dan digunakan untuk memuliakan nama Tuhan dan bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain.

“Hal ini merupakan prinsip pengajaran yang diterapkan mulai dari tingkat SD, SMP, SMA. Anak-anak diajak untuk mengagumi kebesaran dan kemahakuasaanTuhan sehingga mereka tidak hanya pintar dan mengetahui berbagai imu pengetahuan tapi semakin yakin dan terheran-heran terhadap keagungan dan kemahakuasaan Tuhan yang telah menciptakan dunia ini sangat sempurna yang patut dipelihara oleh manusia sebagai ciptaan yang istimewa,” ucap Demmanongkan.

Dikatakan juga, bahwa untuk mencapai visi, misi dan tujuan sekolah, kerjasama dengan orang tua sangat penting agar kesinambungan proses pendidikan baik disekolah maupun di rumah berjalan seiring terutama pada pendidikan karakter anak-anak. Hal ini dilakukan dalam bentuk “seminar orang tua”. Dengan memilih tema yang dianggap urgen dan dibutuhkan oleh orang tua agar dapat mendampingi anak-anak mereka di rumah.

BACA JUGA  SMKN 1 Toraja Utara, Salah Satu Sekolah Revitalisasi di Sulsel

“Terkait dengan prestasi yang dicapai sekolah ini, sesungguhnya bagi kami mungkin saja berbeda dengan prestasi yang ada dalam pemikiran orang-orang disekitar kami karena yang kami anggap prestasi bukan hanya dilihat dari seberapa banyak penguasaan ilmu pengetahuan tertentu atau juara yang diraih dalam setiap event, tetapi lebih pada bagaimana setiap anak bertumbuh dan berkembang sesuai dengan bakat dan talentanya sekalipun hal itu tidak melalui suatu iven yang memberinya label sebagai juara, demikian juga pertumbuhan karakter dan perubahan-perubahan perilaku ke arah yang lebih baik kami kategorikan sebagai prestasi,” jelasnya.

“Apakah hal ini dicapai atau tidaknya bukan kami yang layak menilainya. Penilainya adalah terutama orang tua siswa dan masyarakat sekitar. Kami tidak mendewa-dewakan kejuaraan dalam suatu event atau lomba dengan target juara tetapi lebih pada bagaimana anak dilatih berkompetisi untuk mengasa talenta yang dia miliki, kalaupun dalam suatu event siswa memperoleh juara itu hanyalah merupakan nilai tambah yang diperoleh,” pungkasnya.

Reporter : Arie
Editor : Yanto

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.