Rehab SD Negeri 193/VII Tinggi Atap Dipertanyakan Pejabat Terkesan Bungkam

Sarolangun-koranlibasnews.com.
Bangunan rehab berat SD negeri 193/VII di kecamatan pauh melalui anggaran DAK tahun 2019 sebesar Rp.384.684.700,tinggi atap pada bangunan dipertanyakan,kamis (24/10).

Pasalnya,bangunan DAK sekolah dasar 193 Desa taman bandung kecamatan pauh,atap gedung terlihat sedikit rendah.Selain itu tampak hanya ganti seng,bahan kayu untuk rangka atap bangunan sebagian pakai bahan kayu yang lama.Dan berdasarkan pantauan kayu kusen jendela pun untuk 4 RKB, tidak ada yang di ganti sama sekali.

Bacaan Lainnya

libasIMG-20191024-WA0009Dengan nilai pagu anggaran sebesar Rp.384 juta lebih,seharus nya rehab pada gedung sekolah dikategorikan rehab berat, termasuk pergantian kusen jendela.akan tetapi riil progres proyek dilapangan terkesan ada ketidakwajaran,kategori pekerjaan termasuk rehab ringan.

Terkait tinggi atap pada 4 (empat) lokal gedung sekolah,berdasarkan pantauan diduga tidak sesuai spek dan RAB .
Berdasarkan informasi yang dirangkum,diketahui tinggi sebenarnya untuk atap 4.80 Meter sementara yang terealisasi 2.60 Meter,berdasarkan hal tersebut diduga adanya pengurangan volume ,dugaan kekurangan ukuran tinggi atap bangunan berkisar 2.20 meter.

Pejabat terkait diduga tutup mata,terkesan lemah terhadap pengawasan dan adanya pembiaran terhadap beberapa kegiatan DAK yang diduga menyalahi aturan.

Hingga berita ini tayang,saat coba dihubungi guna konfirmasi kepala sekolah selaku pengelola swakelola belum dapat dihubung maupun ditemui.

Pejabat dinas dikbud sarolangun selaku kepala bidang DikDas ketika dikonfirmasi,menganjurkan hubungi fasilitator.
“Terimo kasih dindo abang jugo sudah kesano abang suruh konpirmasi dengan pasilitatornya”kata H.Harun selaku kabid dikdas membalas pesan WA,kamis(24/10).
Ketika dikonfirmasi PPK dan PPTK di hubungi via Whats app,pesan hanya dibaca tidak dibalas,terkesan bungkam untuk dimintai keterangan,pada hari kamis 24 oktober 2019.

Saat dihubungi oleh koranlibasnews.com kembali via whats app (WA) ,Helmi hamid,SH,MH selaku kepala disdikbud kabupaten sarolangun,terkesan bungkam dan tidak banyak komentar, hanya membalas dengan singkat.
“oks..”balas kadis melalui pesan singkat WA,senin 21 oktober 2019 sekira pukul 15.30 wib dan kamis 24 oktober 2019.

Diharapkan tim TP4D dan inspektorat kabupaten sarolangun,segera turun dan pantau secara langsung, adanya berbagai indikasi yang menyalahi terkait pengerjaan DAK 2019,di lingkup dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten sarolangun.

Penulis : Pen Libas

Editor   : Fikri

 

BACA JUGA  CEKCOK MULUT DI DUGA ADAM TUSUK KORBAN DENGAN SAJAM

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.