Press Release Kendarai Motor Bodong Oknom PNS Di Tangkap Polisi

Lumajang-Koranlibasnews.com Seorang oknum PNS bernama Matasan (45) tahun warga Babakan Kecamatan Padang salah satu instansi di Kabupaten Lumajang harus berurusan dengan hukum dan diamankan Tim Cobra di Jln Bromo Desa di Karangsari Kecamatan Sukodono Kabupaten Lumajang kemudian dibawa ke Mapolres Lumajang. Pasalnya menggunakan motor bodong dan disinyalir terkait kasus pencurian kendaraan bermotor yang terjadi di halaman Masjid Al Mutaqin diJl.Gajah Mada Kelurahan Kepuharjo Kecamatan Lumajang. Motor tersebut adalah Honda GL Max 125 dengan Nopol N 5908 Warna Hitam tahun 2004.(2/7/2019)

Saat di interogasi petugas, Tersangka mengaku dirinya mendapatkan kendaraan tersebut melalui kesepakatan gadai dengan orang yang tidak dia kenal dikenal. Proses gadai berlangsung saat tersangka berada di embong kembar dan kendaraan tersebut hanya memiliki STNK saja.

Bacaan Lainnya

Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH menjelaskan “pelaku mengatakan dirinya melakukan gadai dengan orang yang tidak dikenal. Disini sangat janggal karena, mana ada orang mau begitu saja menerima gadai dengan orang yang tidak dikenalnya sama sekali.

Disini patut diduga yang bersangkutan mengetahui bahwa kendaraan tersebut bermasalah saat menerima kendaraan yang hanya memiliki STNK saja. Selain itu, nomor mesin dan nomor rangka juga telah dirusak, dan tersangka tahu akan hal ini. kenapa tidak lapor ke polisi kalau dia sadar kendaraan itu adalah hasil kejahatan. kenapa dipakai terus sampai 3 bulan, dan kenapa kendaraannya di preteli..?!.Tidak ada pelaku kriminalitas yang mengakui begitu saja perbuatannya” terang Arsal.

BACA JUGA  Kisah Cinta Segitiga Berujung Maut "Di Balik Motif " Suami Gadaikan Istri"Salah Sasaran

Arsal menghimbau “untuk masyarakat jangan membudayakan membeli kendaraan bodong. Karena semakin banyak permintaan kendaraan bodong maka suplainya akan meningkat. Masalahnya, suplainya diperoleh dari
aksi Kriminalitas seperti begal dan curanmor. kita harus ingat bahwa dibalik kebahagiaan membeli motor murah tapi bodong, berarti ada orang lain yang terluka atau trauma karena di begal atau di curi motornya” pungkas Arsal.

Katim Cobra AKP Hasran Cobra menyatakan “pelaku saat kami amankan, langsung kita lakukan penggeledahan dirumahnya. di lemari tersangka ditemukan pretelan kendaraan bermotor. patut kami curigai sebagai pelaku curanmor. hal ini akan kami dalami utk mengumpulkan bukti-bukti tambahan. yang pasti motor tersebut hasil curanmor pada bulan maret di halaman masjid Al Muttaqin ”ungkap Hasran

Penulis : Kar Libas

Editor   : Fikri

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.