PILIH CALON KADES YANG PEDULI PADA KESEJAHTERAAN WARGA.

Padang Lawas-Koranlibasnews.com Menyambut pemilihan Kepala Desa (PILKADES) serentak. Pada Oktober 2019 di Kabupaten Padang Lawas, Provinsi Sumatera Utara menimbulkan persaingan yang ketat diantara calon Kepala Desa di Desa yang mengikuti Pilkades serentak di Kabupaten Padang Lawas.

Sekretaris Karang Taruna Kabupaten Padang Lawas yang juga Ketua Badan Kerja Sama Antar Desa (BKAD) Kecamatan Barumun Abdul Hakim Hasibuan menjelaskan.

Bacaan Lainnya

“Pemuda Desa harus bisa menentukan sikap untuk mendukung dan Memilih Calon Kepala Desa yang mempunyai VISI MISI mensejahterakan Masyarakat dan memajukan Pemuda, khususnya di bidang Pemberdayaan Sumberdaya manusia dan pemamfaatan sumberdaya alam.”paparnya

di sela-sela penyampaian visi-misi Balon Kades di Kecamatan Sosa 12 Agustus 2019.

Hakim juga menjelaskan, “Masyarakat khususnya Pemuda Pemudi Padang Lawas harus proaktif untuk menentukan arah pemerintahan di Desa dengan menempatkan orang yang Tepat jadi Pemimpin di Desa Tersebut.

Salah satunya melalui Karang Taruna dan Lembaga Desa lainya harus bersinergi untuk menyatukan persepsi dalam menetukan pimpinn Desa Tersebut.

Perhatikan Karakter kepemimpinannya apakah betul-betul mengarah kepada kesejahteraan warga Desa.

Saat ini Pemangku kepentingan di Desa jarang penggunaan Dana Desa untuk penunjang Kesejahteraan masyarakat dalam bidang pemberdayaan ekonomi Desa, rata-rata berbentuk bangunan fisik yang tak jarang di temui pemaamfaatannya tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat Desa itu sendiri.

Padahal menurut Hakim seandainya 40% saja Dana Desa itu dipergunakan untuk penunjang Modal Usaha Ekonomi Produktif ,UMKM, maka dapat di pastikan tingkat kesejahteraan di Desa akan semakin Meningkat.

Salah satu contoh pendirian Usaha Milik Desa (BUMDES). Salah satu sarana penunjang PADes.”paparnya.

Masyarakat Juga harus menilai dari segi kemampuam Calon Kepala Desa dalam pengelolaan administrasi dan Transfransi keuangan Desa apakah bisa bejalan baik.

Pemuda Karang Taruna dalam hal ini bisa menilai dari tingkat Pendidikan ataupun pengalaman serta kepribadian dan sosial kemasyakatannya sehari-hari calon Kepala Desa di Desa masing-masing.

Juga banyak kita temui para kepala Desa yang bermain tunggal dalam penggunaan Dana Desa padahal di Desanya sudah di angkat Tim Pengelola Kegiatan,TPK dan bahkan ada Kepala Desa yang tidak memfungsikan Kaurnya dalam mengelola penggunaa Dana Desa, hingga transfaransi pemerintahan Desa jauh dari yang di harapkan.

Maka itu masyarakat khusunya pemuda sebagai generasi haruslah pro aktif dalam memilih dan memilah seeta menetapkan siapa pemimpin di Desanya. Saat ini pemuda harus siap untuk menyambut INDONESIA MAJU dengan Peningkatkan SDM pemuda yang bisa di UNGGULKAN”Papar Abdul Hakim Hasibuan.

Penulis : Hasibuan Libas

Esitor    : Fikri

BACA JUGA  SELEKSI PILAR -PILAR SOSIAL TAHUN 2019. BINTANG PIP MEMBAWA NAMA PADANG LAWAS BERCAHAYA DAN SUMUT BERMARTABAT.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.