PARIPURNA TINGKAT I,DPRD TERIMA PENYAMPAIAN LKPJ TAHUN 2018

Sarolangun-koranlibasnews.com Bertempat di ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sarolangun, Bupati Sarolangun H.Cek Endra menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) tahun anggaran 2018,Senin (13/5/2019).

Dalam Rapat Paripurna tingkat I ikut menghadiri Wabup H.Hillalatil Badri,Sekda H.Thabroni Rozali,sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sejumlah anggota DPRD,instansi pemerintah terkait lainnya dan tokoh masyarakat serta tokoh pemuda Kabupaten Sarolangun.

Bacaan Lainnya

Libasimg-20190514-wa0003Rapat paripurna tingkat I dipimpin oleh,Wakil Ketua I DPRD Amir Mahmud yang didampingi Waka II Hapis Hasbiallah. Bupati Sarolangun H.Cek Endra dalam pidato penyampaian LKPJ menyampaikan kinerja yang mengacu pada enam misi pencapaian oleh pemerintah daerah Kabupaten Sarolangun di tahun 2018. ” Enam misi tersebut antara lain : -Meningkatkan kualitas dan kuantitas infrastruktur pelayanan umum, -Meningkatkan kualitas SDM dan penguatan nilai agama serta sosial budaya, -Meningkatkan perekonomian daerah dan masyarakat, -Meningkatkan pengelolaan SDA yang optimal dan berkelanjutan, -Meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik dan responsif gender serta Meningkatkan pelayanan publik,”sebut H.Cek Endra.

Dilanjutkan dalam penyampaian H.Cek Endra mengatakan,jika realisasi belanja Pemkab Sarolangun pada tahun 2018 sebesar Rp 1,1 Triliun atau 88,82 persen. Sementara itu, target belanja daerah tahun 2018 sebesar Rp 1,24 Triliun. Sedangkan untuk belanja tidak langsung 2018 ditargetkan Rp 648,45 Milyar lebih atau 51,91 persen lebih dari total belanja dan terealisasi Rp 571,41 Milyar atau 88,12 persen. ” Besarnya porsi belanja tidak langsung terhadap total belanja APBD dikarenakan alokasi bantuan keuangan dari Provinsi dan bantuan keuangan Pemerintah Desa yang mencapai 191,13 Milyar lebih,”ujarnya.

BACA JUGA  Satgas TMMD Ke 111 Bersama Warga Angkat Pasir Ketitik Terdekat

Dalam hal ini,masih kata H.Cek Endra jika belanja langsung ditargetkan sebesar Rp 600,80 Milyar lebih atau 48,09 persen dari total belanja, terealisasi sebesar 538,11 Milyar atau 89,57 persen. ” Untuk target pembiayaan daerah tahun 2018 sebesar Rp 82,80 Milyar,yang terealisasi sebesar Rp 144,77 Milyar lebih atau 174,84 persen,” katanya. H.Cek Endra menambahkan dalam sampaian,jika untuk mempercepat pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat mulai tahun 2012 telah digulirkan program Seratus Juta Untuk Satu Desa (Serjusade).

Sekarang di ubah menjadi Program Percepatan Pembangunan Desa dan Kelurahan (PPDK) dengan nilai sebesar Rp 200 juta untuk satu desa dan kelurahan,yang berjumlah 159 Desa/Lurah se-Kabupaten sarolangun. Guna untuk menindaklanjuti penyampaian LKPJ Bupati sarolangun Tahun 2018,anggota DPRD kabupaten sarolangun,sesuai dengan mekanisme yang telah ditetapkan langsung adakan rapat internal.

Penulis : Pen Libas

Editor   : Fikri

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.