Oknum Kontraktor Kota Bumi Bohongi Masyarakat Pekon Suka Banjar terkait Proyek Bendungan

Persisir Barat, libasnews.com – Oknum kontraktor yang berasal dari kabupaten lampung utara kota bumi saat ini masih menjadi perbincangan disetiap kalangan masyrakat khusus pekon suka banjar terkait proyek bendungan pekon suka banjar kecamatan ngambur kabupaten persisir barat lampung hingga sampai saat ini semakin tidak jelas.alias proyek abal-abal.

Hal ini disampaikan oleh masyarakat pekon suka banjar yaitu kasmin (bukan nama aslinya-red)ketika dikonfirmasi oleh wartawan libas dini hari 23-08-2018 dikediamanya beliau menjelaskan jika pihak PU persisir barat hanya selalu beralasan tidak tau dan sudah kami tegur itu tidak masuk diakal sudah jelas sipelaksana proyek tersebut mencari keuntungan untuk memperkaya diri sudah jelas proyek tersebut sudah merugikan masyarakat suka banjar dan dinilai proyek tersebut mubazir alias pembuangan anggaran negra tidak jelas.ungkapnya

Bacaan Lainnya

kasmin juga menambahkan”proyek bendungan pekon suka banjar dikerjakan asal asalan seperti batu mengunakan batu sekeliling tempat kerja pasir tidak digunakan melainkan menggunakan tanah campur lumpur dan yang membuat kami selaku masyarakat khususnya pekon suka banjar sangat geram dan kecewa karna proyek tersebut tidak memiliki papan proyek.dan masyarakat tidak mengerti proyek dari mana siapa yang mengerjakannya berapa anggarannya kami nilai proyek tersebut proyek siluman.

terpisah wartawan koran ini langsung mengkonfirmasi kabid cipta karya diruangan kerjanya iya menjelaskan”kami dari PU ini sudah sering memberikan teguran dan memberikan masukan namun tidak tiindahkan oleh kontraktor tersebut yang jelas proyek itu dikerjakan oleh kontraktor dari kota bumi yang bernama”APRI dan proyek tersebut dikerjakan CV.agung jaya kota bumi dengan jumlah anggaran 900 juta anggaran DAK kabupaten persisir barat lampung.tutur kabid

BACA JUGA  Kujungan Pemkab Pesibar Ke Pekon Gunung Kemala Merupakan Penutup Kegiatan Safari Ramdhan 1440 H

ditempat terpisah wartawan koran ini langsung mengkonfirmasi ApRI selaku pelaksana proyek tersebut dilokasi kerjanya namun yang bersangkutan tidak ada ditempat yang ada hanya kepala tukang menurud beliau segala sesuatu sudah diserahkan bos dengan pak kabid semuanya. (Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.