MADRASAH ALIYAH PONDOK PESANTREN DARUL MU’TAALIMIEN KECAMATAN SUKARAJA KAB. SUKABUMI KEKURANGAN RUANG LOKAL KELAS UNTUK SARANA BELAJAR

IMG_20171224_114907

Sukabumi (Jawa Barat) libasnews.com
Pondok Pesantren Darul Mu’taalimien yang berlokasi di Desa Sukamekar, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi sangat memperihatinkan, di karenakan di dalam Pesantren tersebut masih kekurangan Ruang Lokal untuk tempat sarana belajar, yang mana sebenarnya pesantren tersebut sebenarnya mempunyai murid yang cukup banyak terutama untuk jurusan Madrasah Aliyah, namun dikarenakan dana kas sekolah tersebut kurang memadai untuk penambahan ruang lokal sehingga proses belajar mengajar terkadang memakai ruang kelas yang tadinya rumah dari pengurus pesantren tersebut, dalam pantauan tim Libas News Biro Sukabumi pada beberapa waktu yang lalu saat tim Libas News menemui kepala yayasan tersebut dalam ucapan kepala yayasan bahwa sebenarnya lalu kami telah mengajukan Proposal kepada pihak Pemerintah khususnya Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui jalur Deparetemen Agama Kabupaten Sukabumi yang mana dalam proposal kami jelas kami meminta agar pihak pemerintah memperhatikan Pesantren kami terutama untuk sarana ruang lokal belajar – mengajar di karenakan murid kami sudah cukup banyak karena sifatnya sekolah kami tidak pilih – pilih dalam halam hal menerima murid baru apakah dia dari kalangan berada atau tidak akan tetapi pastinya kebanyakan murid kami dari kalangan menengah ke bawah atau garis besarnya kurang mampu sehingga ruang lokal kelas tempat belajar mengajar tidak memadai, namun sampai saat ini belum ada kabar yang jelas apakah pesantren kami berhak mendapatkan bantuan atau tidak untuk di jadikan prioritas, memang kami sadar bahwa Pesantren kami berdiri secara mandiri atau Swasta, namun kami berharap Pemerintah jangan hanya memperhatikan sekolah Negeri yang mana terkadang sekolah negeri yang di rasa telah cukup fasilitas tapi tetap saja selalu mendapatkan bantuan, sebenarnya dalam pembicaraan kami disini bisa di bilang kami mengeluh kepada pihak Pemerintah agar memperhatikan Pesantran kami, toh dalam proses belajar – mengajar kami juga memakai kurikulum umum yang di tentukan sesuai prosedur kurikulum Negara, ya mudah – mudahan dengan adanya silahtiurahmi bapak – bapak dari media disini kami berharap keluhan kami bisa tersampaikan khususnya kepada pihak Pemerintah agar lebih memperhatikan khususnya bagi Pesantren kami maupun umumnya untuk pesantren – pesantren yang lain, di karenakan benteng pembentukan akhlak bagi generasi muda bangsa lebih banyak terbentuk di lingkungan – lingkungan Pesantren, kalau bukan melalui Pesantren lantas siapa lagi yang perduli akan menanamkan Ilmu Syariat Islam kepada generasi muda Indonesia, jangan sampai kedepannya Generasi muda Indonesia sudah melupakan atau bahkan tidak paham akan hukum Syariat Islam ucap Kepala Yayasan Ponpes Darul Muta’alamien mengakhiri pembicaraannya dengan Libas News. ( btr )

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *