KOMINFO RI DAN KOMISI 1 DPR RI KOLABORASI MENANGKAL HOAX MELALUI HIBURAN RAKYAT WAYANG GOLEK

Jakarta, libasnews.com – Hoax semakin hari menjadi isu yang sangat membahayakan bagi kehidupan berbangsa dan bernegara, dengan semakin melesatnya sosial media (sosmed) dan pemakaian yang intensitasnya tinggi membuat hoax semankin mudah berselencar dari satu akun sosmed ke akun sosmed yang lain. Rendahnya budaya literasi para pemakai sosmed menyebabkan hoax ini mudah sekali tersebar dan mempengaruhi, padahal jelas bahwa dalam budaya literasi kita memiliki prinsip _thinking before posting_

Keresahan yang semakin terasa ini menarik Kementerian Komunikasi dan Informatika RI bersama Komisi 1 DPR RI membuat acara sosialisasi informasi dan menangkal hoax yang dibalut dengan pertunjukan budaya rakyat. Selain itu pertunjukan ini juga memberikan fasilitas hiburan untuk para warga daerah yang memang haus akan hiburan.

Pertunjukan rakyat kali ini berlangsung di Kabupaten Karawang, tepatnya di Bumi Perkemahan Jaya Koncara Desa Jayanegara, Kecamatan Tempuran (Kabupaten Subang) pada tanggal 20 Agustus 2018. Pertunjukan rakyat ini diisi dengan hiburan wayang golek yang langsung dibawakan oleh Ki Dalang Dadan Sunandar Sunarya.

Dalam Sambutannya Perwakilan Kominfo yang diwakili oleh staf ahli menteri Bidang Komunikasi dan Media Massa menyatakan bahwa di pilihnya wayang golek dalam hiburan rakyat hari ini adalah karena merupakan akar budaya daerah sunda dan berharap adanya wayang golek dapat menjadi tontonan dan tuntunan bagi kita semua yang menontonnya. Tuntunan ini yang diharapkan mampu membawa masyarakat untuk dapat berfikir jernih diantara perbedaan yang ada ditengah masyarakat. Beliau juga menyampaikan bahwa para warga masyarakat harus sudah pintar memilih mana informasi yang diteruskan dan mana yang di kesampingkan, semua itu demi kajayaan bangsa Indonesia.

Sementara itu perwakilan komisi 1 DPR RI yang diwakili oleh Bapak Hari Kartana menyampaikan bahwa ini adalah realisasi dari program pemerintah untuk memberikan hiburan gratis plus sosialisasi informasi agar masyarakat desa lebih faham akan informasi yang berkembang dan bisa menangkal hoax-hoax yang mengancam kerukunan warga. Selain itu beliau juga meminta judul pertunjukan malam ini tentang peran pemuda yang berani menegakkan kebenaran seperti kisah Gatot Kaca.

BACA JUGA  Motor Modifikasi Warga Menjadi Andalan di Lokasi Pra TMMD

Acara yang dimulai pukul 8 malam berakhir sampai jam 4 pagi ini dihadiri lebih dari 1000 warga yang dibuktikan dengan penuhnya lapangan bumi perkemahan (red01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.