KARANG TARUNA PALAS LAUNCHING UEP MOBILE ONLINE

Padang Lawas-Koranlibasnews.com Karang Taruna Kabupaten Padang Lawas Melalui Bupati Padang Lawas H.Ali Sutan Harahap (Tso) Yang diwakili Asisiten II Panguhum Nasution dan Pengurus Ketua Karang Taruna Provinsi Sumatera Utara Dedi Dermawan Milaya besrta PLN cabang Sibuhuan Launching Usaha Ekonimi Produktif (UEP) Karang Taruna Kabupaten yang di operasikan Karang Taruna Kecamatan Sekabupaten Padang Lawas. Kamis 24 Oktober 2019.

libasIMG-20191025-WA0019

Bacaan Lainnya

Jenis UEP tersebut adalah Mobile Online jenis Aplikasi Pembayaran tarif Rekening PLN, BPJS, Angsuran Pembiayaan Sepeda motor ,Isi ulang Pulsa dan Penjualan paket Game online.

Menurut Keterangan Ketua Karang Taruna Kabupaten Padang Lawas Atas Siregar ” Mobil online tersebut adalah Suatu aplikasi multi pembayaran kebutuhan masyarakat seperti token listrik,Rekening listrik bulanan, cicilan speda motor,pulsa ,Bpjs, paket Data,dll. “paparnya.

Dia Juga menjelaskan Admin kecamatan membuka loket multi pembayaran tersebut Karang taruna menyiapkan Aplikasi dan printer sebagai penunjang Untuk karang taruna Kecamatan membuka loket pembayaran tersebut , dan itu adalah aset Karang Taruna Kabupaten yang dititpkan untuk karang taruna kecamatan sebagai modal penunjang Usaha Ekonomi Produktif Kecamatan.” Jelasnya.

Panguhum menjelaskan “Semoga nantinya UEP Karang Taruna Kabupaten Padang Lawas dapat berkembang dan di tingkatkan untuk kemaslahatan warga karang Taruna Kecamatan dan Karang Taruna Kabupaten Padang Lawas.” Paparnya.

Sekretatis Karang Taruna Kabupaten Padang Lawas Abdul Hakim Hasibuan menjelaskan ” Karang Taruna Kecamatan yang telah diserah terlebih Dahulu adalah Karang Taruna Barumun Selatan, Karang Taruna Barumun, Karang Taruna Ulu Barumun, Karang Taruna Aek Nabara ,Karang Taruna Lubuk Barumun, Karang Taruna Batang Lubu Sutam.” jelasnya.

Dia juga mengharap semoga Admin kecamatan menjaga aset Karang Taruna Kabupaten dan dapat memamfaatkannya untuk Karang Taruna Kecamatan.”Pungkasnya.

Penulis : Hasibuan Libas

Editor   : Fikri

BACA JUGA  TAK MAU BUAT KWITANSI, JENAZAH TERTAHAN di RSUD SIBUHUN LEBIH 2 JAM.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.