Ini Tanggapan Dinkes Terkait Ambulance Tambahan Puskesmas Batang Asai

Sarolangun-Koranlibasnews.com.
Puskesmas batang asai butuh ambulance,Dinkes utamakan skala prioritas,terkendala minim nya anggaran setiap tahun jum’at(19/07).

Terkait puskesmas Batang Asai butuh ambulance tambahan ditanggapi langsung oleh peltu Dinas kesehatan kabupaten sarolangun,Bambang hermanto melalui kepala bidang sumber daya Kesehatan Haris Faidillah,S.KM.

Bacaan Lainnya

Ketika ditemui diruang kerjanya menyampaikan terkait hal tersebut Haris menjelaskan tetap tampung semua usulan dan nantinya tetap kita usahakan untuk mengakomodir.
Akan tetapi,tentu saat ini kita dahulukan skala prioritas,karena diakui beliau sarana dan prasarana kesehatan di kabupaten sarolangun,masih banyak kekurangan dan harus dibenahi.

Ditambahkan oleh beliau,untuk mengakomodir semua kekurangan sarana dan prasarana maupun peralatan pendukung lainnya,pada setiap puskesmas di lapangan.Dinas kesehatan terbentur pemasalahan minim nya anggaran yang dikucurkan ke Dinkes dari APBD kabupaten sarolangun setiap tahun.
“Kita terkendala minim nya anggaran,untuk tahun depan tahun 2020,anggaran Dinkes total keseluruhan diajukan 12 milyar,itupun jika disetujui”ujarnya

Oleh karena itu Dinas kesehatan dahulukan skala prioritas,sebagai contoh kendaraan ambulance tentu setiap puskesmas masih butuh ambulance tambahan atau memiliki lebih dari satu unit kendaraan ambulance.”untuk ambulance,memang seharusnya 1 puskesmas setidaknya memiliki 2 unit kendaraan ambulance,itu harapan kita dari Dinkes”katanya.

Akan tetapi, masih ada diantara puskesmas lebih membutuhkan karena belum memiliki ambulance sama sekali atau sudah rusak parah.Tentu dengan keterbatasan anggaran yang dimiliki,Dinkes lebih memprioritaskan puskesmas tersebut,seperti halnya pada puskesmas sepintun Desa sepintun kecamatan Pauh.

Untuk tahun 2020,kita prioritaskan terlebih dahulu sarana dan prasarana dan peralatan pendukung ditambah 1 unit ambulance untuk puskesmas sepintun,puskesmas tersebut harus didahulukan.
“karena terbentur minimnya anggaran,tentu harus dahulukan puskesmas yang lebih prioritas,seperti puskesmas Sepintun yang memang belum memiliki unit ambulace,puskesmas tersebut yang harus kita prioritaskan itupun jika di APBD murni tahun 2020 di akomodir”tambahnya.

Dengan keterbatasan anggaran,Dinkes akan tetap mencoba untuk mengajukan semua kekurangan pada setiap pembahasan anggaran.Untuk memenuhi semua fasilitas dibidang kesehatan.Tinggal tergantung terakomodir atau tidak ajua tersebut oleh pemerintah kabupaten.

Harapan Dinkes,setiap kebutuhan pada setiap puskesmas,harus sabar menunggu karena anggaran kita di bandingkan kebutuhan dilapangan masih sangat minim.

Dinkes akan tampung semua keluhan dan nantinya berusaha diajukan dan semoga kekurangan dilapangan terakomodir setiap tahun berjalan.

Ditambahkan harapan terbesar Dinkes Dukungan Pemerintah Kabupaten sarolangun beserta DPRD sangatlah dibutuhkan dalam hal ini.

Agar anggaran Dinkes kedepannya akan bertambah,dengan melihat banyaknya kebutuhan yang belum bisa terakomodir.
“Semua usulan dan keluhan yang diajukan setiap puskesmas tetap kita tampung,kita tetap berusaha ajukan pada setiap tahun,puskesmas harus sabar dan mengerti atas minimnya anggaran yang kita miliki,tentu dukungan pemkab dan DPRD sangat kita harapkan kedepan”tutup Haris Faidillah.

Penuli  : Pen Libas

Editor  : Fikri

BACA JUGA  Jelang Aidul Adha Disnakkan Cek Kesehatan Ternak Ketersediaan Cukup

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.