Disperkimtan Upayakan Penuhi Kebutuhan Hunian Rumah Susun, Bagi Masyarakat Kota Bekasi

LIBASNEWS.COM
Kota Bekasi – Pemerintah Kota Bekasi dalam hal ini melalui Disperkimtan, akan mengupayakan kebutuhan hunian rumah susun bagi masyarakat Kota Bekasi. Di mana salah satu bentuk upaya dengan dibangunnya, sejumlah rumah susun sewa (Rusunawa) di Kota Bekasi.

Di samping itu Dadang Ginanjar Samsu Praja selaku Kepala Disperkimtan Kota Bekasi menjelaskan, bahwa kami sudah mempunyai salah satu rumah susun di mana rumah susun tersebut berada di wilayah Bekasi Timur serta tahun ini kami sedang melaksanakan pembangunan di wilayah Bantargebang, mudah-mudahan tidak ada halangan tahun 2018 ini, rumah susun tersebut sudah jadi,” ujarnya, belum lama ini.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, pembangunan rumah susun merupakan salah satu upaya Pemerintah dalam melaksanakan amanat dari Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 28 Ayat 1. Serta Undang-Undang Nomor 1 tahun 2011 Tentang Perumahan Kawasan Permukiman dan Undang-Undang Nomor 20 tahun 2011 tentang rumah susun.

Disamping itu kami terus berupaya menyediakan hunian rumah susun bagi masyarakat yang kurang beruntung, dan kami tetap akan berupaya menyediakan rumah susun bagi mereka yang belum bisa memiliki rumah.

Tambahnya, untuk menyediakan rumah susun bagi masyarakat tidak lah mudah. Di mana Pemerintah Kota Bekasi terkendala keterbatasan lahan, Disamping itu Harga lahan di Kota Bekasi sangat lah mahal, seandainya kami mempunyai banyak lahan, pasti kami akan membangun banyak rumah susun untuk masyarakat Kota Bekasi,” ujarnya.

BACA JUGA  Salam Kemerdekaan Pers Indonesia!

Iapun menjelaskan, bahwa upaya pemerintah memenuhi kebutuhan hunian rumah susun bagi warganya tidak lah terbatas pada pembangunan rumah susun saja, akan tetapi sejumlah upaya juga dilakukan salah satunya dengan mengatasi kawasan permukiman kumuh dan menggalakan progam rumah tidak layak huni (Rutilahu).

Sementara ini ada sejumlah kawasan pemukiman kumuh, jumlah rumahnya mencapai hingga tiga ribuan. Di mana kami akan mulai menyelesaikan persoalan tersebut. Hingga saat ini yang kami sudah selesaikan mencapai sekitar seribu lebih rumah. Adapun kami juga sudah membangun rumah yang sudah tidak layak huni dengan program rutilahu. Jadi tidak hanya membangun rumah susun saja,” tandasnya. (Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.