Bos PT SKB Kabur Bawa Modal Perusahaannya, Ribuan Buruhnya Terlantar

koranlibasnews.com
BEKASI – Sekitar 2000 orang buruh tekstil PT Selaras Kausa Busana (SKB) yang memproduksi pakaian, yang memiliki masa kerja hampir 28 tahun di PT SKB itu dan saat ini nasibnya sangat mengenaskan.

Bahkan sudah dua bulan ini Oktober dan November 2018 upah mereka belum juga dibayar oleh perusahaan.
Sedangkan buruh kontrak nasibnya lebih mengenaskan lagi. Sejak bulan Agustus 2018 lalu sampai dengan bulan November ini, upah mereka juga belum dibayarkan oleh Managemen PT SKB itu.

Bacaan Lainnya

Nasib tragis dan mengenaskan ribuan buruh PT SKB itu terjadi diduga penyebabnya pimpinan sekaligus pemilik PT SKB Mr. Jae Chul Kim kabur ke begara asalnya yaitu di Korea Selatan, beberapa waktu lalu.
Bos PT SKB itu membawa kabur modal Perusahaan sekitar kurang lebih hampir mencapai Rp 90 Milliar.

Akibatnya operasional Perusahaan Garment PT SKB hingga saat ini menjadi lumpuh total. Sejak tanggal 12 November 2018 lalu seluruh buruhnya mogok kerja dan menuntut pembayaran upahnya.

Padahal saat ini order di Perusahaan Garment PT SKB ini sesungguhnya masih ada dan tidak bisa dikerjakan, karena seluruh buruhnya mogok kerja.

“Bahkan untuk order bulan Januari 2019 besok, informasinya akan masuk order dari luar negeri lagi dalam jumlah yang sangat besar,”tutur Iwan Kusmawan SH, Ketua DPC SPN Kota Bekasi pada Rabu (28/11/2018).

Di tempat terpisah, Verawati yang juga Ketua Pimpinan Serikat Pekerja SPN PT Selaras Kausa Busana (SKB) saat ditemui di Sekretariat PSP SPN SKB menjelaskan, bahwa kepengurusan buruh yang dipimpinnya pada tanggal 14 Juli 2018 lalu, telah berkirim surat pengaduan tentang kasus PT SKB ini kepada pihak-pihak terkait termasuk kepada Presiden dan sampai saat ini belum ada jawaban.

BACA JUGA  Polsek Medan Satria Lakukan Pendisiplinan Penggunaan Masker Terhadap personilnya.

Sedangkan di dalam perusahaan PT SKB pada saat ini ternyata masih ada dua orang Direksi PT SKB yang saat ini masih bekerja seperti biasa.
Yang satu warga negara Korea Selatan dan satu direksi lagi Warga Negara Indonesia.
Namun terkait pertanggung jawaban pembayaran upah buruh PT.SKB yang berbulan-bulan belum dibayar ini, ternyata kedua Direksi PT.SKB itu lepas tangan dengan alasan mereka juga cuma pekerja dan bukan pemilik perusahaan PT SKB.

Selain itu, perwakilan buruh DPN PT SKB juga telah mendatangi Kantor Polres Metro Bekasi bagian Pengawasan Orang Asing (POA) untuk berkonsultasi terkait kasus kaburnya Pemilik PT SKB ini.

Reporter : Pandi Jatmiko
Editor : Yanto

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.